Minggu, 17 April 2011
by akbar Optimis
HACCP adalah pedoman untuk mengidentifikasi bahaya yang mungkin terjadi pada semua proses produksi (dari tahap produksi primer sampai ditangan konsumen). Dengan kata lain HACCP ini, di Indonesia bertujuan untuk menjamin keamanan pangan. Dengan diidentifikasinya semua tahapan produksi, sehingga bisa diminimalisasi kontaminasi bahaya. Bahaya disini bisa disebabkan oleh zat kimia, kontaminasi mikro/bakteri (biologi), atau zat asing (fisik, bisa berupa pecahan kaca atau lain sebagainya).
Penerapan dan pendokumentasian HACCP lebih simple dibandingkan ISO. Tapi HACCP punya tahapan tertentu. Sebelum penerapan HACCP, pabrik (perusahaan) harus sudah menjalankan GMP dan SSOP dengan baik. Apa itu GMP dan SSOP itu?
Untuk kalangan pabrik tentu sudah tidak asing lagi, apa itu GMP. Skedar berbagi saja, GMP kependekan dari GOOD MANUFACTURING PRACTICES. Atau Cara2 berproduksi dengan baik. GMP ini panduan mendetail dan harus mencakup semua proses produksi, mulai dari ketertiban karyawan, Pest Control (pengendalian hama), Fasilitas gudang, Kelengkapan rancangan gedung, keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja.
GMP harus diimplementasikan untuk semua bagian termasuk Processing Area, Logistik dan Area Penyimpanan (Gudang), Laboratorium, Manufacturing Area, Maintenance&Engineering, dan manajemen. Semua harus satu kata. Semua bagian harus secara komitmen dan konsisten mengimplementasikan GMP ini.
Oleh sebab itu untuk memantau implementasi GMP dilapangan perlu dilakukan audit. Audit ini bisa dibagi menjadi audit internal dan eksternal. Audit internal berasal dari auditor yang ditunjuk dan diberi kewenangan untuk mengaudit pabrik tersebut. Audit internal ini bisa berasal dari gabungan karyawan dari berbagi bagian/departemen. Diharapkan audit internal ini bisa mengevaluasi dan memberi masukan kepada pihak yang bertanggungjwab di pabrik(perusahaan tsb). Masukan dari auditor internal ini bisa dijadikan acuan untuk diadakan perubahan kebijakan. Manfaat dari auditor internal ini adalah jika ada temuan bisa dibahas secara internal pabrik dan tidak perlu sampai banyak pihak tahu. Auditor internal bisa tidak efektif dalam mengauditnya karena akan bersikap subyektif.
Kesubyektifan ini bisa diganti dengan diadakannya audit eksternal. Auditor eksternal bisa dari berbagai macam institusi baik milik pemerintah maupun milik swasta. Tapi ada syarat dalam memilih auditor eksternal, yaitu: institusi auditor eksternal tersebut harus memiliki akses ke KAN (Komite Akreditasi Nasional). Sudah banyak institusi yang bisa dijadikan auditor eksternal, salah satunya yang sudah terkenal adalah SGS.
Selain GMP ada satu lagi pedoman yang harus diterapkan, yaitu SSOP. SSOP adalah kependekan dari Sanitation Standard Operating Procedures. Lebih mudahnya Prosedur standar mengoperasikan sanitasi. Apa itu sanitasi? Sumber: Milis Alumni Kimia
Selain GMP ada satu lagi pedoman yang harus diterapkan, yaitu SSOP. SSOP adalah kependekan dari Sanitation Standard Operating Procedures. Lebih mudahnya Prosedur standar mengoperasikan sanitasi. Apa itu sanitasi? Sumber: Milis Alumni Kimia
(posting By Adi Pramono)
SOURCE --> http://kimia.upi.edu/
by akbar Optimis
HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) dikeluarkan oleh National Advisory Committee on Microbiological Criteria for Foods (NACMCF) USA, Sistem Manajemen khusus bagi industri produk makanan yaitu bertujuan untuk melindungi produk makanan dari bahaya mikrobiologi, kimia, serta secara fisik. Sedangkan 7 prinsip dari HACCP adalah :
(1) Conduct hazard analysis and identity preventive measure
(2) Identity Critical Control Points (CCP)
(3) Establish critical limits
(4) Monitor each CCP
(5) Establish corrective action to be taken when a criticaal limit deviation occurs
(6) Establish a record-keeping system (sama dengan ISO 9001/ISO 14001)
(7) Establish verification procedure
Sumber:
[1] http://groups.yahoo.com/group/QualityClub/message/134
[2] http://groups.yahoo.com/group/QualityClub/message/137
by akbar Optimis
Assalamualaikum Wr Wb..
Sama seperti blog saya sebelumnya, blog learning HACCP ini juga hanya ditujukan kepada para pemula yang ingin mendalami HACCP.
Besar harapan saya, blog ini berguna bagi para pemula yang ingin sama-sama belajar HACCP.
Wassalamualaikum Wr Wb.
Sama seperti blog saya sebelumnya, blog learning HACCP ini juga hanya ditujukan kepada para pemula yang ingin mendalami HACCP.
Besar harapan saya, blog ini berguna bagi para pemula yang ingin sama-sama belajar HACCP.
Wassalamualaikum Wr Wb.